Kisah QABIL dan HABIL anak Nabi Adam A.S


Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Pada tulisan kali ini, saya hanya ingin mencoba berbagi kisah Qabil dan Habil anak dari Nabi Adam A.S dan Siti Hawa dimana ini merupakan kisah pertama kali terjadinya Pembunuhan  di Dunia dan tentunya itu semua tidak luput dari hasutan Setan/Iblis. Semoga kita semua dijauhkan oleh Allah S.W.T dari segala perbutan buruk dan keji serta semoga tulisan ini menjadi ladang Amal Jariyah untuk saya Pribadi dan juga para pembaca yang Share tulisan ini. Oh iya untuk yang malas membaca, saya sudah buatkan Videonya dibawah ya. tinggal ditonton saja ya. Share, Like dan Subscribe juga dong ya jangan pelit-pelit hehehe. 

Qabil dan Habil adalah salah satu kisah yang tertuang didalam Al-Qur'an dalam Surah Al-Maidah Ayat 27-31

وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ٱبْنَىْ ءَادَمَ بِٱلْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًۭا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ ٱلْـَٔاخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ ۖ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلْمُتَّقِينَ ٢٧
Dan bacakanlah (wahai Muhammad) kepada mereka kisah (mengenai) dua orang anak Adam (Habil dan Qabil) yang berlaku dengan sebenarnya, iaitu ketika mereka berdua mempersembahkan satu persembahan korban (untuk mendampingkan diri kepada Allah). Lalu diterima korban salah seorang di antaranya (Habil), dan tidak diterima (korban) dari yang lain (Qabil). Berkata (Qabil):" Sesungguhnya aku akan membunuhmu!". (Habil) menjawab: "Hanyasanya Allah menerima (korban) dari orang-orang yang bertaqwa;

لَئِنۢ بَسَطتَ إِلَىَّ يَدَكَ لِتَقْتُلَنِى مَآ أَنَا۠ بِبَاسِطٍۢ يَدِىَ إِلَيْكَ لِأَقْتُلَكَ ۖ إِنِّىٓ أَخَافُ ٱللَّهَ رَبَّ ٱلْعَـٰلَمِينَ ٢٨
"Demi sesungguhnya! Jika engkau hulurkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak sekali-kali akan menghulurkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Kerana sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan Yang mentadbirkan sekalian alam;

إِنِّىٓ أُرِيدُ أَن تَبُوٓأَ بِإِثْمِى وَإِثْمِكَ فَتَكُونَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلنَّارِ ۚ وَذَٰلِكَ جَزَٰٓؤُا۟ ٱلظَّـٰلِمِينَ ٢٩
"Sesungguhnya aku mahu supaya engkau kembali dengan (membawa) dosa (membunuhku) dan dosamu sendiri. Maka dengan itu menjadilah engkau dari ahli neraka, dan itulah dia balasan orang-orang yang zalim".

فَطَوَّعَتْ لَهُۥ نَفْسُهُۥ قَتْلَ أَخِيهِ فَقَتَلَهُۥ فَأَصْبَحَ مِنَ ٱلْخَـٰسِرِينَ ٣٠
Maka nafsu jahat (Qabil) mendorongnya (sehingga ia tergamak) membunuh saudaranya, lalu ia membunuhnya. Oleh itu menjadilah dia dari golongan orang-orang yang rugi.

فَبَعَثَ ٱللَّهُ غُرَابًۭا يَبْحَثُ فِى ٱلْأَرْضِ لِيُرِيَهُۥ كَيْفَ يُوَٰرِى سَوْءَةَ أَخِيهِ ۚ قَالَ يَـٰوَيْلَتَىٰٓ أَعَجَزْتُ أَنْ أَكُونَ مِثْلَ هَـٰذَا ٱلْغُرَابِ فَأُوَٰرِىَ سَوْءَةَ أَخِى ۖ فَأَصْبَحَ مِنَ ٱلنَّـٰدِمِينَ ٣١
Kemudian Allah hantarkan seekor burung gagak (menyuruhnya) mengorek-ngorek di bumi supaya, diperlihatkan kepada (Qabil) bagaimana cara menimbus mayat saudaranya. (Qabil) berkata: "Wahai celakanya aku! Alangkah lemah serta bodohnya aku, aku tidak tahu berbuat seperti burung gagak ini, supaya aku dapat menimbuskan mayat saudaraku?". Kerana itu menjadilah ia dari golongan orang-orang yang menyesal.

Qabil dan Habil merupakan dua anak pertama Nabi Adam AS dan Siti Hawa. Qabil berprofesi sebagai seorang petani, sedangkan Habil sebagai seorang peternak. Qabil lebih tua daripada Habil dan memiliki saudara perempuan kembar bernama Iqlimiya yang sangat cantik. Meskipun Qabil ingin menikahi Iqlimiya, Allah SWT mensyaratkan pernikahan anak-anak Nabi Adam dengan saudara kembar yang bukan dari satu rahim. Oleh karena itu, Qabil diwajibkan menikahi saudara kembar Habil yang bernama Layudha, sedangkan Habil menikahi Iqlimiya. 

Qabil tidak puas dengan ketentuan tersebut dan menolak untuk menikahi Layudha. Dia meminta perubahan pada ketentuan tersebut kepada Nabi Adam AS, merasa lebih berhak menikahi saudara kembarnya. Namun, Allah SWT memberikan solusi dengan menyuruh Qabil dan Habil untuk mengorbankan sesuatu kepada-Nya. Kurban yang diterima akan menentukan siapa yang berhak menikahi Iqlimiya.

Keduanya bersiap-siap dengan kurban masing-masing. Qabil mengorbankan hasil panennya yang buruk dan busuk tanpa ikhlas, sementara Habil mengorbankan seekor kambing terbaik dari kandangnya, karena dia tulus dan bertakwa. Allah SWT menunjukkan penerimaan kurban Habil dengan menurunkan api dari langit. Namun, kurban Qabil ditolak.

Karena iri dan marah, Qabil mengancam Habil, tetapi Habil menegaskan bahwa Allah hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertaqwa. Qabil tetap tidak peduli dan akhirnya membunuh Habil saat sedang tertidur dengan batu besar. Setelah tindakan keji ini, Allah SWT mengutus burung gagak untuk menunjukkan cara mengubur jenazah. Qabil menyesali perbuatannya, merasa tidak sebanding dengan burung gagak yang memiliki kepatuhan kepada Allah.

Allah SWT mengazab Qabil dengan kegelisahan, ketakutan, dan malapetaka seumur hidupnya. Qabil hidup dalam kesengsaraan hingga akhir hayatnya. Kisah Qabil dan Habil menjadi tragedi pembunuhan manusia pertama di dunia, mengajarkan kita untuk bersyukur, ikhlas, dan taat kepada Allah SWT. Pentingnya menjaga hubungan baik dengan saudara-saudara serta menghindari kekerasan dan kezaliman. Kita diingatkan bahwa Allah Maha Melihat, Maha Mendengar, dan Maha Adil, dan Dia akan memberikan balasan atas perbuatan kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Demikianlah ringkasan kisah ini, semoga memberikan manfaat bagi kita semua. Mari terus berbuat baik dan taat kepada perintah Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @soratemplates

IKLAN