Kisah Nabi Sulaiman A.S Memenjarakan Jin



Assaalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. 

Untuk yang malas Baca karena panjang, Videonya sudah saya buatkan dipaling bawa tulisan ini. Silahkan ditonton ya. Mohon Like, Subscribe dan Share nya ya.


Nabi Sulaiman A.S adalah putra dari Nabi Daud A.S, yang juga merupakan Nabi dan Raja. Nabi Sulaiman A.S mewarisi kenabian dan kekuasaan dari ayahnya. Ia memerintah kerajaan yang sangat luas dan makmur. Ia juga diberi ilmu dan hikmah oleh Allah SWT. Ia memiliki kewibawaan yang besar sehingga seluruh rakyat tunduk padanya.

 

Pada suatu ketika, Nabi Sulaiman 'alaihissalam mengumpulkan seluruh pasukannya untuk berkumpul di aula kerajaan. Ia memanggil tentara dari kalangan manusia, jin, dan hewan (burung hud-hud). 

Hal ini dijelaskan dalam Q.S An-Naml ayat 17 

وَحُشِرَ لِسُلَيْمٰنَ جُنُوْدُهٗ مِنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوْزَعُوْنَ ۝١٧

“Dan untuk Sulaiman dikumpulkan bala tentaranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka berbaris dengan tertib.”


Salah satu Mukjizat Nabi Sulaiman 'alaihissalam yang diberikan Allah S.W.T adalah ia dapat menundukkan bangsa Jin. Jin-jin tersebut ada yang diperintahkan oleh Nabi Sulaiman 'alaihissalam untuk menyelam ke dasar laut, membuat bangunan yang tinggi, membuat patung, dan lain sebagainya. 


Dalam Q.S Saba’ ayat 13 Allah berfirman,

يَعْمَلُوْنَ لَهٗ مَا يَشَاۤءُ مِنْ مَّحَارِيْبَ وَتَمَاثِيْلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُوْرٍ رّٰسِيٰتٍۗ اِعْمَلُوْٓا اٰلَ دَاوٗدَ شُكْرًاۗ وَقَلِيْلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُوْرُ ۝١٣

“Mereka (para jin itu) bekerja untuk Sulaiman sesuai dengan apa yang dikehendakinya di antaranya (membuat) gedung-gedung yang tinggi, patung-patung, piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk-periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah wahai keluarga Dawud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.”


Iblis adalah makhluk yang sombong dan angkuh karena tak mau sujud kepada Nabi Adam A.S. maka atas perbuatannya itulah Iblis pun di usir dari Surga dan bersumpah untuk selalu menyesatkan Anak Cucu Adam hingga yaumul akhir.


mungkin pernah terbesit dikepala kita, kenapa Allah S.W.T tidak membinasakan saja Iblis karena ia justru akan membuat banyak kerugian terhadap anak cucu Adam? untuk menjawab itu semua, mari kita simak kisah tentang Nabi Sulaiman A.S yang pernah memenjarakan Iblis. Tapi yang wajib kita pahami bahwa Allah S.W.T maha tahu atas segala sesuatu.


Disebutkan dalam suatu Riwayat yang di kutip dari buku yang berjudul The Leadership of Sulaiman oleh Ibnu Mas'ud, Nabi Sulaiman A.S pernah memohon kepada Allah S.W.T untuk menangkap iblis, dengan tujuan agar manusia tidak lagi digoda oleh iblis untuk berbuat dosa dan maksiat. Allah SWT sebenarnya melarang Nabi Sulaiman melakukan hal itu, karena tidak ada gunanya. Tetapi Nabi Sulaiman bersikukuh ingin menangkap dan memenjarakan iblis.


Namun Nabi Sulaiman A.S memohon seraya berkata, 

“Ya Allah, keberadaan mahluk terkutuk ini tidak ada kebaikan didalamnya”.

Allah berfirman, “Jika iblis ditangkap maka banyak pekerjaan manusia yang akan ditinggalkan.”

Sulaiman kembali memohon “Yaa Allah, aku ingin menangkap mahluk terkutuk ini selama beberapa hari saja.”

Allah menjawab, “Bismillah (dengan menyebut nama Nama Allah), tangkaplah iblis”.


Setelah mendapat izin dari Allah S.W.T, Nabi Sulaiman A.S pun berhasil menangkap iblis dan memenjarakannya. Namun apa yang terjadi setelah Iblis ditangkap?    


Pada suatu pagi, Sulaiman menyuruh seseorang ke pasar untuk menjual tas buatannya. Ketika dia sampai di pasar, dia terkejut karena tidak ada seorang pun di sana. Kemudian dia kembali ke rumah dan menceritakan kepada Nabi Sulaiman tentang fenomena tersebut. Tas yang dibuatnya tidak laku, sehingga Nabi Sulaiman tidak makan apa pun malam itu dan hanya minum air putih.

Keesokan harinya, Nabi Sulaiman A.S  mengutus lagi untuk menjual tas buatannya di pasar. Namun situasi serupa masih terjadi dan pasar masih sepi seperti hari sebelumnya. Setelah diselidiki manusia sibuk mempersiapkan bekal menuju akhirat tanpa peduli pada dunia. Manusia lebih banyak mengingat kematian, menangis dan meratap.


Merasa heran dengan kejadian itu Nabi Sulaiman A.S bertanya kepada Allah S.W.T, 

”Yaa Allah, apa yang sebenarnya telah terjadi? Kenapa orang-orang tidak bekerja mencari nafkah?"

Allah menjawab,”Wahai Sulaiman, engkau telah menangkap iblis, sehingga akibatnya manusia tidak bergairah bekerja mencari nafkah. Bukankan sebelumnya telah AKU katakan kepadamu bahwa menangkap iblis tidak mendatangkan kebaikan”.


Mendengar jawaban dari Allah S.W.T, dengan segera Sulaiman melepaskan iblis dari penjara. Hingga keesokan harinya pasar kembali ramai. Orang-orang kembali bersemangat bekerja mencari harta dunia untuk makan dan memenuhi kebutuhannya. 

Dari kisah ini kita dapat mengambil hikmahnya bahwa Allah tidak pernah melarang kita untuk mengejar kenikmatan dunia, namun jangan sampai kesibukan dalam urusan dunia membuat kita lupa untuk apa kita diciptakan.

Semoga kisah ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Maafkan apabila ada kesalahan kata-kata saya dalam menyampaikan kisah ini karena kesempurnaan hanyalah milik Allah S.W.T

Like, Share dan Subscribe jika dirasa channel ini bermanfaat. Sampai jumpa di kisah-kisah berikutnya Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @soratemplates

IKLAN