Puasa sebelum Idul Adha atau Lebaran Haji. Apa aja sih? dan bagaimana niat nya?



Puasa adalah ibadah yang memiliki kedudukan istimewa dalam agama Islam. Puasa tidak hanya menjadi kewajiban di bulan Ramadhan, namun juga memiliki manfaat tersendiri jika diamalkan pada hari-hari tertentu yang diridhoi Allah SWT. Salah satu momen puasa yang menjadi sunnah adalah menjelang Idul Adha.


Puasa menjelang Idul Adha merupakan amalan yang mulia jika diamalkan. Puasa ini dilaksanakan selama 10 hari pada bulan pertama Dzulhijjah. Landasan amalan sunnah ini disebutkan dalam salah satu riwayat hadis Hafsa bin Umar bin Khattab RA. Tentang sebuah kebiasaan yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW.

Dari Hafshah RA, ia berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW yaitu, puasa Asyura, puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum subuh." (HR Ahmad dan An Nasa'i)


Setidaknya ada tiga macam puasa yang dilakukan sebelum Idul Adha, yaitu sebagai berikut:

1. Puasa Dzulhijjah

Puasa Dzulhijjah dilaksanakan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 1-7 Dzulhijjah. Disebutkan dalam hadits yang berasal dari Ibnu Umar R.A tentang keutamaan puasa Dzulhijjah.

Rasulullah S.A.W bersabda: 

"Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya dari pada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)

Bacaan niat puasa Dzulhijjah (1-7 Dzulhijjah):

Nawaitu shouma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta 'ala

Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta ala.


2. Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah merupakan puasa yang dilakukan pada hari ke-8 bulan Dzulhijjah. Adapun keutamaan dari puasa Tarwiyah ini tercantum dalam sebuah hadits, berikut ini:

"Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun." (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas).

Bacaan niat puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta 'ala

Artinya: Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta ala.


3. Puasa Arafah

Puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah. Tepat sehari sebelum Idul Adha. Adapun keutamaan puasa Arafah yang datang dalam hadits shahih, Rasulullah Saw bersabda:

"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).

Bacaan niat puasa Arafah adalah berikut ini:

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta ala

Artinya : Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta ala.


Dengan berpuasa menjelang Idul Adha dengan niat yang ikhlas, umat Islam bisa meraih keutamaan yang besar dan mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Puasa bukan hanya sekedar sarana menahan rasa lapar dan haus, namun juga  sarana  mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, mensucikan jiwa dan mempererat persatuan antar sesama umat Islam. Semoga puasa kita diterima di sisi Allah SWT dan menjadi bekal spiritual yang mempererat hubungan kita dengan-Nya serta sesama umat manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @soratemplates

IKLAN